Kamis, 01 November 2012

MENGAPA MATA ANDA TERTUTUP KETIKA ANDA BERSIN ?


Bersin adalah refleks, respon otomatis yang terjadi bahkan ketika Anda tidak memikirkannya. Jika Anda berada di dalam ruang berdebu, dan Anda batuk, maka reflekslah yang membuat tenggorokan dan pipa udara dibersihkan dari debu yang mengganggunya. Ketika Anda memeriksakan diri ke dokter dan dokter mengetuk lutut Anda dengan palu karet kecil berwarna merah dan kaki Anda terangkat, maka tendangan itu adalah refleks. Jadi, ketika sesuatu mengganggu hidung Anda seperti debu, kotoran atau alergi, Anda akan meresponnya dengan refleks bersin.
Bersin terbagi dalam tiga bagian. Yang pertama mata Anda menutup. Kemudian, Anda menarik nafas dalam. Akhirnya, nafas dihembuskan dengan keras melalui hidung dan mulut, bersamaan dengan debu dan kotoran yang memicu bersin. Otak mengontrol refleks ini dalam “pusat bersin”, yang ada dibagian dalam  otak bernama medulla. Anda bisa tetap membuka mata Anda ketika bersin, tetapi hal ini amat sangat sukar untuk dilakukan karena refleks menyebabkan mata menutup tepat sebelum bersin dimulai.
Apakah Anda tahu bahwa sekitar sepertiga orang memiliki respons bersin yang photic (photic sneeze response rahat PSR)? Orang-orang dengan PSR bersin dalam merespons cahaya yang terang , yaitu bila mereka berjalan dari ruang gelap ke tempat terbuka dengan sinar matahari yang terang, misalnya. Tidak seorang pun tahu dengan pasti mengapa cahaya menyebabkan mereka bersin, tetapi PSR telah dijelaskan dalam literatur medis selama lebih dari lima puluh tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar